Catatan Perjalanan: Pendakian Lawu
Dua tahun kebelakang, mendaki gunung seakan menjadi
trend dikalangan remaja dari anak SMA sampai dengan Perguruan Tinggi. Tidak
lain ini disebabkan oleh munculnya Film 5CM ditahun 2012, yang bercerita
tentang lima sahabat yang sedang melakukan pendakian di Gunung Semeru. Dimana
film ini sangat booming dan mudah diterima oleh masyarakat. Dan pada tulisan
ini saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya ketika tepat satu tahun yang
lalu, saya dan lima orang teman saya melakukan pendakian di Gunung Lawu. Lima
orang teman saya yaitu : Mas Yulianto, dia adalah senior dikelompok kami.
Selanjutnya ada, Mas Dwi, Bagus, Adit dan Ego. Tepatnya pada tanggal 29 April
2014 yang lalu, sekitar jam 8.30 pagi saya mempersiapkan alat-alat untuk pendakian.
Dan membagi perlengkapan apa saja yang harus dibawa oleh saya dan teman-teman
saya. Sedikit tips dari saya untuk beberapa peralatan yang dibutuhkan saat
pendakiaan, antara lain yaitu :
*peralatan
kelompok :
ü Tenda
(muat 6 orang)
ü Kompor
spiritus.
ü Spiritus
(secukupnya)
ü Panci
(untuk masak air)
ü Kayu
bakar (untuk api-api)
ü Lilin
secukupnya (untuk penerangan)
ü Obat-obatan
(koyo, madu, antangin, counterpain)
ü Makanan
ringan (kue kering)
ü Kamera
(buat hunting poto)
*perlatan pibadi
ü Tas
carier
ü Matras
ü Jas
hujan
ü Senter
ü Sarung
tangan (dobel)
ü Jaket
ü Pakaian
ganti
ü Obat
pribadi
ü Masker
ü Topi
ketu
ü Makanan
(mie instan, kue kering)
ü Air
minum (2 botol 1,5l / secukupnya)
ü Piring
dan gelas plastik
ü Uang
secukupnya
Kami start dari rumah jam 9.00 setelah selesai
persiapan, dan sampai dibasecamp Cemoro Sewu sekitar jam 12.15 WIB. Kami
langsung isoma dan pada jam 13.30 kami start mendaki dari basecamp Cemoro Sewu.
Pada saat itu cuaca cukup cerah namun sedikit mendung. Perjalanan dari basecamp
menuju pos 1 memakan waktu sekitar 1 jam,
Saat tiba di pos 1 kami beristirahat sejenak dan kabar baik di pos 1 ini ada warung yang menyediakan beberapa makanan yang dibutuhkan oleh pendaki. Kami pun lanjut menuju pos 2, namun perjalanan menuju pos 2 ini lumayan memakan waktu yang cukup banyak, yaitu sekitar 2 jam perjalanan bahkan bisa lebih. Namun sepanjang perjalanan kami disuguhkan beberapa pemandangan yang sangat bagus, dari deretan batu besar hingga batuan tinggi yang menjulang.
Sampai di pos 2 kami istirahat sejenak untuk makan & minum dari bekal yang kami bawa. Trek dari pos 2 menuju pos 3 ini sudah mulai menanjak dan dibutuhkan tenaga yang cukup besar. Dan waktu yang dibutuhkan sekitar 1,5 – 2 jam perjalanan. Namun kami berjalan santai tidak terlalu memaksakan diri dan sekuatnya yang penting sampai puncak. Sampai di pos 3, tak lupa kami beristirahat sejenak, cuaca pun mendung dan berkabut, kamipun menyiapkan jas hujan yang kami bawa. Istirahat selesai, kami pun berjalan menuju pos 4, tak terasa kami sudah sampai setengah perjalanan menuju puncak. Dan trek nya pun semakin berat untuk dilalui, disini kami melewati ratusan anak tangga yang cukup menguras tenaga, ini baru anaknya belum bapaknya, hahaha. Ditengah perjalanan hujan pun turun, untung kami udah siap dengan jas hujan. Sejenak kami menunggu sampai hujan reda, baru kami melanjutkan perjalanan dan untuk sampai ke pos 4 membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. Ketika sampai di pos 4 waktu sudah menunjukkan pukul 19.30, kami pun istirahat santai. Setelah itu, kami lanjut ke pos 5 dan masih dihadapkan dengan trek yang menanjak dan harus melewati beberapa anak tangga. Dari pos 4 dibutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk sampai ke pos 5. Saat tiba di pos 5 trek yang dihadapi cukup mudah yaitu jalan yang datar dan lurus sedikit berbelok yang akan mengantarkan kami ke Warung Mbok Yem yang ada dipuncak, hanya memerlukan waktu sekitar 45 menit.
Sampai di Warung Mbok Yem kami langsung istirahat untuk makan malam dan sejenak menghatkan badan setelah tadi kami kehujanan. Setelah selesai makan, kami memutuskan untuk bermalam ditempatnya Mbok Yem sampai pagi. Terpaksa kami tidak menggunakan tenda yang kami bawa karena di warung Mbok Yem masih cukup sepi. Malam pun berlalu, kami bangun jam 5 pagi untuk sholat subuh, kami disambut oleh sunrise yang sangat indah dan lautan awan yang sangat luas. Sungguh bersyukurnya diri ini atas apa yang telah Allah berikan kepada kami, alam yang sangat indah dan hamparan laut yang luas.
Sebelum menuju puncak yang sebenarnya kami mampir dulu di rumah botol yang sangat menawan dan luar biasa... woooow
Setelah berjalan menanjak sekitar 15 menit, kami pun sampai di puncak Gunung Lawu dengan ketinggian 3265 MDPL.
Tak henti-hentinya dalam hati saya mengucap syukur kepada Allah Semesta Alam, atas indahnya negeri ini. Beruntung sekali kami masih diberi kesempatan untuk menjaga dan menikmati alam yang begitu menawan ini. Alhamdulillah, bersyukur atas karunia-Mu ya Allah... Satu hal lagi, jangan sampai anda meninggalkan sedikitpun sampah digunung, usahakan untuk membawa lagi sampah anda saat turun. Yang pasti jaga dan lindungi alam yang indah ini, jika kamu mengaku pecinta alam.
Dan dibawah ini sedikit foto-foto yang saya ambil bersama teman-teman, maaf kalo gambarnya jelek..
![]() |
| trek menuju pos 1 |
![]() |
| deket pos bayangan |
![]() |
| menuju pos 2 |
![]() |
| istirahat |
![]() |
| lanjut menuju pos 2 |
![]() |
| si Bagus menuju pos 2 |
![]() |
| menuju pos 2 |
![]() |
| menuju pos dua |
![]() |
| si Adit lagi istirahat |
![]() |
| lautan awan |
![]() |
| sunrise |
![]() |
| nihh rumah botol |
![]() |
| si Ego dirumah botol |
![]() |
| saya yang kanan |
![]() |
| istirahat di puncak |
![]() |
| tugu puncak yang kiri mas Dwi |
![]() |
| ini juga pemandangan dari puncak |
![]() |
| si Bagus |
![]() |
| saya yang pjok kanan bawah |
![]() |
| nihh seniornya |
![]() |
| teman teman gokil |
![]() |
| ini juga pemandangan dari puncak |
![]() |
| pemandangan dari puncak |
![]() |
| saya tugu puncak |
![]() |
![]() |
| siluet |
![]() |
| menuju pos 2 |
Sekian pengalaman saya saat mendaki, semoga bermanfaat,
terima kasih... !



























